Tanggal 26 November 2025 menjadi rabu kelabu
dari luapan amarah siklon, air bah dari langit seakan tak ada hentinya turun.
Bermula dari malam Jumat di tanggal 20 November, awan kelabu menyelimuti daratan
Sumatra dengan hujan dan angin tanpa henti. Prakiraan cuaca menyebut ada siklon
besar yang akan mampir di Sumatra, ia seakan tak puasa hanya mengitari daratan sekali tapi dua
kali. Hari minggu seakan memberi jeda sebelum petaka besar berlanjut keesokan harinya.
Terbukti sejak malam Selasa amukan tiada henti, mengirimkan kubik air langit tanpa henti. Saya baru kali mendengar suara hujan sederas dan sekuat ini seumur hidup. Rasanya suaranya sangat deras dan tanya henti, perlahan genangan berubah menjadi aliran air yang memenuhi selokan dan sungai. Pertanda tanah sudah jenuh menerimanya.
.png)

.png)
.png)
.png)
