Sunday, November 1, 2026

7 Tips Brand Lokal Mengembangkan Modest Activewear Muslimah

Tren olahraga lari semakin membuka peluang bagi brand fashion lokal untuk menghadirkan pakaian yang tidak hanya modis, tetapi juga fungsional. Salah satu segmen yang menarik untuk diperhatikan adalah modest activewear, yakni pakaian olahraga yang dirancang dengan mempertimbangkan prinsip berpakaian sopan, termasuk kebutuhan perempuan muslimah yang ingin tetap nyaman saat beraktivitas fisik.

Peluangnya bukan sekadar mengikuti tren fashion. Kementerian Perindustrian menyebut konsumsi fesyen muslim global mencapai US433 miliar pada 2028. Di Indonesia, pasar sportswear juga bernilai sekitar Rp38,5 triliun pada 2025, menurut data Euromonitor International yang dikutip Kemenperin.

Share:

7 Ide Bisnis Resin Bunga yang Menghasilkan Cuan

Siapa bilang mengeringkan bunga sisa buket cuma berakhir di laci lemari? Di tangan yang kreatif, kelopak-kelopak itu bisa disulap jadi gantungan kunci, perhiasan, hingga dekorasi rumah yang dijual dengan harga lumayan menggiurkan. Fenomena ini bukan sekadar tren musiman di media sosial, kerajinan resin memang semakin sering muncul di marketplace maupun linimasa, dan banyak pelaku UMKM mulai serius menggarapnya sebagai sumber penghasilan, bukan lagi sekadar hobi iseng saat akhir pekan.

Ada suatu hal menarik, sektor kriya (kerajinan tangan, termasuk resin art) bukan pemain kecil dalam perekonomian kreatif Indonesia. Sudah dari dulu Indonesia terkenal dengan kerajinan tangan yang sudah mengglobal dan angkanya tidak mian-main dan sudah berhasil jadi sektor unggulan.

Sebagai gambaran, data dari Badan Pusat Statistik mencatat PDB ekonomi kreatif nasional menembus Rp 1.757,87 triliun pada 2025 dengan pertumbuhan 6,86%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11%. Subsektor kriya sendiri berkontribusi sekitar 15,70% dari total PDB ekonomi kreatif, salah satu dari tiga pilar utama setelah kuliner dan fesyen. Artinya, peluang di industri ini nyata, bukan isapan jempol belaka.
Share:

Saturday, October 31, 2026

12 Barang Wajib untuk Solo Hiking Wanita

Solo hiking wanita makin jadi tren belakangan ini. Berdasarkan data tren traveling Google 2026, minat pencarian "solo travel" baru saja menyentuh titik tertinggi sepanjang masa, dan "women solo travel" bahkan mencatat rekor tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Tapi anehnya, rasa was-was belum ikut turun, 68% perempuan mengaku merasa kurang aman hiking sendirian dibanding lima tahun lalu.

Nah, ini bagian menariknya: datanya sebenarnya nggak mendukung rasa takut itu. Riset yang menganalisis database tim search-and-rescue (SAR) menemukan kalau perempuan justru punya peluang bertahan hidup lebih tinggi saat terjadi kondisi darurat di alam bebas, karena cenderung lebih jarang mengambil risiko yang nggak perlu di jalur. 

Backpacker Magazine bahkan sempat menelusuri data kriminal yang tersedia, dan nggak menemukan bukti kalau perempuan lebih berisiko hiking sendirian dibanding laki-laki. Risiko yang sebenarnya ada di hiking solo, tersesat, kehabisan air, cedera yang nggak tertangani, cuaca yang tiba-tiba berubah, dialami siapa saja, dan untungnya, semua itu bisa diantisipasi.

Share:

7 Tanda Kerusakan Mobil yang Jangan Diabaikan

Mobil yang tiba-tiba mogok di tengah perjalanan bisa merepotkan, apalagi jika terjadi saat macet, hujan deras, atau ketika sedang bepergian ke luar kota. Padahal, beberapa masalah pada mobil sebenarnya menunjukkan gejala lebih awal. Sayangnya, tanda-tanda tersebut sering dianggap sepele selama mobil masih bisa berjalan.

Mulai dari suara mesin yang berubah hingga munculnya lampu peringatan di dashboard, setiap gejala bisa menjadi petunjuk bahwa ada komponen yang perlu diperiksa. Mengenali tanda kerusakan sejak dini dapat membantu mencegah masalah bertambah parah dan mengurangi risiko mobil berhenti mendadak di jalan.
Share:

Monday, October 26, 2026

Yuk Belajar Teknik Marketing Ala Tesla

Beberapa minggu lalu saya sengaja begadang hanya buat menonton siaran langsung di YouTube. Ada kejutan besar yang mau Elon Musk lakukan, ia ingin meluncurkan mobil baru tesla, ia menyebutnya dengan Tesla Roadster Gen 2. Kalau urusan menarik penonton sepertinya Elon Musk dan semua perusahaannya seperti itu, dan kini saatnya Tesla tampil dan siap menggebrak dunia setelah sekian lama tenggelam dengan banjirnya mobil listrik buatan China di seluruh dunia.

Semua pertunjukan itu diawali dengan mobil tanpa pengemudi melesat menuju tanjakan yang bentuknya melengkung terbalik. Ia tidak mengurangi kecepatan. Justru dengan laju tinggi, mobil itu menanjak mengikuti lintasan yang seolah menantang hukum gravitasi. Sesaat kemudian, keempat rodanya terlepas dari permukaan lintasan. Mobil itu melayang di udara. 

Wah kerennya dalam hati aku pas melihatnya dan itu jadi trending di internet. Biasanya mobil kalo terjebak di macet ya pasrah. Ini bisa terbang, akhirnya bisa melihat mobil terbang meskipun masih prototype.

Share:

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer