Ada satu keyakinan begitu tua yang mungkin masih
dipegang sebagian penjahat: selama tidak ada saksi mata, tidak meninggalkan
sidik jari, dan tidak menjatuhkan sehelai rambut pun, sebuah kejahatan bisa
berlalu tanpa jejak.
Sayangnya, keyakinan itu mulai terdengar
seperti lelucon ketika berhadapan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Bayangkan sebuah ruangan setelah seseorang pergi. Tidak ada darah di lantai. Tidak ada sidik jari di meja. Kamera tidak merekam wajahnya. Bahkan gagang pintu sudah dibersihkan. Secara kasat mata, ruangan itu tampak seperti tidak pernah dikunjungi siapa pun.





